SPPD fiktif, antara nurani dan takut pada atasan
SPPD fiktif sudah menjadi biasa di kalangan instansi pemerintah, tentu saja dengan alasan yang macam-macam, apalagi kalau nama kita dipakai tanpa sepengatahuan kita, ujug-ujug ketika inspektorad datang kita pula yang disuruhnya membuat laporan, apa nak dibuat, data tak ada, survey tak ada, tapi disuruh membuat, ya ngaranglah. cuma nurani terjadi benturan, tapi karena jiwa lemah dan tak berani menolak akhirnya ini akan menjadi lestari dari generasi ke genarasi. jiwa kita akan lebih tenang melihat anak kecil Balita yang polos tanpa dosa, dari pada kita berurusan dengan atasan yang penuh kelicikan dan kepentingan pribadi, apa hubungannya saya juga ndak tahu.

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda