Rabu, 06 April 2011

hidup ini pilihan

hidup ni sebuah pilihan, orang yang berani mengambil sebuah keputusan untuk sebuah pilihan dengan segala resikonya, dialah yang akan maju dan tampil sebagai pemenang, sementara orang yang selalu takut untuk melakukan perubahan, tidak akan tampil sebagai pemenang, dia merasa aman di zona aman walaupun sebagai pecundang. saya tak mau jadi pecundang seumur hidup, inilah saatnya saya melakukan manuver untuk melakukan perubahan. tidak ada yang akan merubah hidupku kecuali diriku sendiri. sekarang ini peluang sudah ada di depan mata, tinggal saya mau atau tidak, apakah saya akan kehilangan momen inilagi, telah begitu banyak momen yang saya lewatkan, begitu ban yak peluang yang terbiarkan, tidak akan... tidak akan. saya akan kepalkan tangan dan singsingkan lengan baju, saya sudah siap untuk berkorban jiwa untuk melakukan perubahan di kampuang, jangankan kelaparan, jauh dari istri dan anak, insyaallah nyawa yang satu-satunya ini sudah siap saya berikan pada kampuangku, kalau itu membuat kampuangku bisa berubah. saya tidak punya pilihan lagi, waktu terus berputar, sementara saya kalau tidak pindah dari sini,saya akan terus begini tidak optimal. jadi saya akan membuat tindakan nyata, pertengahan Mei saya akan ke Jakarta, menyusul berkas surat pindah, oleh karena itu berkas surat pindah itu harus sudah dikirim minggu ini sebelum pak Sony ke Jkt, sya akan berusaha urusan pindah di jkt ini selesai dalam 2 bulan

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda